Arifinkillua’s Blog
Just another WordPress.com weblog

belajar jaringan linux

Sebelum masuk kedalam konfigurasi kartu
jaringan di linux, perlu di ketahui terlebih dahulu konsep pemberian
alamat ip untuk setiap kartu jaringan di linux. Sebetulnya untuk linux
yang sekarang pemberian alamat dengan fasilitas gui juga sudah
mencukupi,  gui ( Graphical User Interface ) di sini maksudnya
pemberian alamat ip bisa dilakukan hanya dengan klak-klik saja dalam
tampilan windows. Tapi alangkah baiknya jika anda mengetahui konsep
nyata dari pemberian alamat ip. Ini akan berguna suatu saat nanti bagi
seorang admin jaringan yang fundamental.
Sederhananya untuk
memberikan alamat ip di linux, cukup masuk ke linux console. Kemudian ketik perintah seperti ini …

root@alk.root#ifconfig eth0 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.1.255

dengan catatan anda harus dalam kondisi root.
Nah setelah menjalankan perintah tersebut, secara otomatis terbentuk sebuah file ifcfg-eth0 berada di bawah direktori :

/etc/sysconfig/network-scripts

isinya kira-kira sebagai berikut :
/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0

DEVICE=eth0
BOOTPROTO=static
BROADCAST=192.168.1.255
IPADDR=192.168.1.2
NETMASK=255.255.255.0
NETWORK=192.168.1.0
ONBOOT=yes

Linux menamakan setiap kartu
jaringan berdasarkan urutannya, dalam perintah diatas tertulis kartu
jaringan dinamakan dengan eth0. Ini karena dalam linux setiap kartu
jaringan yang pertama diberi nama eth0. Dan jika terdapat 2 kartu
jaringan di pc maka terdapat 2 file ethX yaitu eth0 dan eth1. Begitu
untuk seterusnya.
Nah selanjutnya adalah netmask, netmask ini akan
penulis jelaskan rincinya nanti dalam tutorial jaringan, intinya
“netmask” ini berfungsi membuat sub network atau jaringan yang terbagi
bagi menjadi lebih kecil. Dengan kata lain membagi jaringan besar
menjadi lebih kecil lagi. Biasanya netmask ini digunakan untuk
penghematan alamat ip, dan resource jaringan. ( Yang udah tau jangan
komentar ! )
Dan terakhir broadcast berfungsi
untuk memberitahukan bahwa si pc yang sudah diberi alamat ip ini
memiliki alamat jaringan 192.168.1.0, dan alamat broadcast inilah yang
nantinya memberitahukan kepada semua host/pc yang sudah terkoneksi
dalam satu jaringan bahwa host dengan alamat ip 192.168.1.2 itu masih satu kelas

Yups, selanjutnya ketikkan perintah :

root@alk.root#ifconfig
eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:0C:29:EE:71:11
inet addr:192.168.1.2  Bcast:192.168.1.255  Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::20c:29ff:feee:7111/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
RX packets:61 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:85 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:6938 (6.7 KiB)  TX bytes:10092 (9.8 KiB)
Interrupt:10 Base address:0x1080

lo        Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1  Mask:255.0.0.0
inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
UP LOOPBACK RUNNING  MTU:16436  Metric:1
RX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:2190 (2.1 KiB)  TX bytes:2190 (2.1 KiB)

jika tampilannya seperti ini, artinya pc anda sudah dapat terkoneksi dengan jaringan.
Ya selamat mencoba.

Iklan

Belum Ada Tanggapan to “belajar jaringan linux”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: